Download All data Scripsi new PDF

TitleAll data Scripsi new
File Size239.3 KB
Total Pages47
Table of Contents
                            Dari data table di atas, diketahui tegangan terima pada tiang terujung di Jurusan B, sangatlah jauh dari standar yang ditentukan dalam SNI 04-0225-2000 yaitu sebesar -10% (207 V) dari tegangan kirim yaitu sebesar 200,877 V. Sementara pada Jurusan C sesuai dengan standar SNI 04-0225-2000 tersebut, yaitu sebesar 221,32 V.
BAB V
KESIMPULAN
                        
Document Text Contents
Page 23

Perbandingan susut daya penghantar netral dengan penghantar fasa

berdasarkan persamaan (III.42 – III.45) adalah:

})](39[
14

19
)](29{

)](39[
14

19

22

2

RIbcacabRIbcacab

RIbcacab

P

P

t

N

++−+++−

++−
=




)](85297[

)](39[19

bcacab

bcacab

P

P

t

N

++−
++−

=



(III.48)

Pada kabel JTR Twist 3 x 70 mm 2 + N

5

7

50

70
==

R

RN

RIbcacabPN
5

7
)](39[ 2++−=∆

RIbcacabPN
2)](39[

5

7
++−=∆ (III.49)

Perbandingan susut daya penghantar netral dengan penghantar fasa

berdasarkan persamaan (III.43, III.45 dan III.48 ) adalah:

RIbcacabRIbcacab

RIbcacab

P

P

N

t

22

2

)](39[
5

7
)](29[

)](39[
5

7

++−+++−

++−
=




)](31108[

)](39[7

bcacab

bcacab

P

P

N

t

++−
++−

=



(III.50)

Sehingga total susut daya penghantar netral adalah:

)](31108[

)](39[7

)](85297[

)](39[19

bcacab

bcacab

bcacab

bcacab

P

P

t

N

++−
++−

+
++−

++−
=




23

Page 24

P
bcacab

bcacab
PN ∆++−

++−
=∆

)](85297[

)](39[19
OPSTYG+

P
bcacab

bcacab


++−
++−

)](31108[

)](39[7
JTR (III.51)

Bila resistansi penghantar pada kawat fasa dan kawat netralnya pada

persamaan (III.45) adalah sama (R = RN) maka:

ΔPt = [9-2 (ab + ac + bc)] I 2 R + [9-3 (ab + ac + bc)] I 2 R

∆Pt = [18-5 (ab + ab + ac)] I 2 R (III.52)

Perbandingan susut daya antara penghantar netral dengan

penghantar fasa adalah:

t

t

P

P


∆ '

=
RIbcacab

RIbcacab N
2

2

)(29[

)](39[

++−
++−

(III.53)

Perbandingan susut daya antara beban tak seimbang dengan beban

seimbang adalah:

t

t

P

P


∆ '

=
RI

RIbcacab N
2

2

3

)](518[ ++−

t

t

P

P


∆ '

= 6 - 






3

5
[ab + ac + bc] (III.54)

III.8 Jatuh Tegangan Pada Sistem Distribusi

Jatuh tegangan yang terjadi dalam suatu system tenaga listrik disebabkan

oleh adanya arus yang mengalir pada impedansi saluran impedansi (Z), baik itu

impedansi yang ada pada jaringan listrik ataupun impedansi dari peralatan listrik

lainnya (beban) yang terdapat dalam system tersebut. Besarnya jatuh tegangan

24

Similer Documents