Download Jin Mao Tower PDF

TitleJin Mao Tower
File Size1.6 MB
Total Pages19
Document Text Contents
Page 1

BAB I. PENDAHULUAN

1.1 Tujuan

Dalam penulisan laporan ini yaitu untuk menambah pengetahuan tentang pentingnya

perencanaan dari pembangunan terhadap Struktur bangunan tinggi dan utilitas dari bangunan itu

sendiri.

1.2 Metode Penulisan

Penulis menggunakan metode kepustakaan, dalam metode ini penulis membaca buku-

buku dan sumber internet yang membahas tentang bangunan tinggi.

BAB II. PEMBAHASAN

2.1 Pengertian bangunan tinggi

Bangunan tinggi adalah Bangunan yang tingginya 49 kaki - 491 kaki (15 m hingga 150

m), berdasarkan beberapa standar dianggap bangunan tinggi. Bangunan yang lebih dari 492 kaki

(150 m) disebut sebagai pencakar langit. Tinggi rata-rata satu tingkat adalah 13 kaki (4 m),

sehingga bangunan setinggi 79 kaki (24 m) memiliki 6 tingkat. Bangunan tinggi menurut :

1. International Conference on Fire Safety in High-Rise Buildings mengartikan bangunan

tinggi sebagai “struktur apapun dimana tinggi dapat memiliki dampak besar terhadap

evakuasi”
2. New Shorter Oxford English Dictionary mengartikan bangunan tinggi sebagai “bangunan

yang memiliki banyak tingkat”
3. Massachusetts General Laws mengartikan bangunan tinggi lebih tinggi dari 70 kaki (21 m)
4. Banyak insinyur, inspektur, arsitek bangunan dan profesi sejenisnya mengartikan bangunan

tinggi sebagai bangunan yang memiliki tinggi setidaknya 75 kaki (23 m).

Page 2

2.2 Studi Kasus

• Arsitek : Adrian D. Smith, SOM Architects

• Lokasi : Shanghai, China

• Year(s) of Construction : 1994-1998

• Site Area : 23,257 m2

• Project Area : 287,000 m2

• Number of Stories : 88

• Building Height : 421 m

• Market : Commercial+Office,

Hospitality, Mixed Use

JIN MAO Tower merupakan pencakar langit multi fungsi yang terdiri dari perkantoran,

hotel, pertokoan, parkir, auditorium dengan luas 280.000 M2 yang terletak di distrik Pudong

didalam zona perdagangan dan financial Lujiazui dikota metropolis Shanghai, China. Terdiri dari

88 lantai dengan ketinggian 421 M, hingga tahun 2005 tergolong pencakar langit tertinggi ke 4

didunia, setelah Taipei Financial Center-Taiwan, Petronas Tower-Malaysia, Sears Tower-Chicago

USA. Penggunaan bangunan ini adalah 50 lantai untuk perkantoran, 38 lantai hotel dengan 555

kamar (Grand Hyatt Shanghai), 900 mobil-1000 motor pada basemen 3 lantai (57.000M2) dan

dilengkapi dengan 20.500 M2 pertokoan,pusat perjajanan, pusat konvensi dan eksibisi serta

auditorium. Bagian dasar pencakar langit ini dikelilingi oleh plaza dengan lansekap dan kolam

yang menawarkan relaksasi yang tenteram dari aktivitas jalan sibuk kota Shanghai.

2.2.1 Studi Analisis Jin Mao Tower dari Perspektif Arsitektural

1. Rencana Denah

Merupakan bentuk oktagonal yang di ilhami oleh denah tipikal pagoda dengan service

core oktagonal pula yang melayani lift ekspres ke skylobby perkantoran dan hotel Sumbu

silang/salib merupakan area entrans dan sirkulasi utama yang konsisten dengan pengaturan zona

zona elevator ke lobi lobi atas.

Page 10

Mega kolom (S) sbg selubung (E)

Shear wall (S) sbg interior atrium (I)

Tatanan lift (M) sbg dinding interior (I)


Gambar : Framing plans

Gambar : Facade bangunan dan potongan bangunan Jin Mao Tower

Sumber: Dari pelbagai referensi pustaka

Selubung atap (E) sbg
konsentrasi tata cahaya (M)

Outrigger (S) sbg sentra
mekanikal-elektrikal (M)

Page 18

BAB III. KESIMPULAN DAN SARAN



Bangunan tinggi berbeda dengan bangunan bertingkat.Bangunan tinggi adalah bangunan

yang mempunyai struktur tinggi.Bangunan tinggi merupakan bangunan yang tingginya kurag

lebih 15 m – 150 m. Bangunan tinggi jauh lebih berisiko dibandingkan dengan jenis bangunan

lainnya.Oleh karena itu di butuhkan perencanaan yang matang dalam pembangunannya.

Struktur bangunan tinggi biasanya dilengkapi dengan plumbing, telekomunikasi,

transportasi, pemadam kebakaran, penangkal petir, sistem pembuanagan sampah, saluran air

hujan serta sirkulasi udara.

Bangunan Jin Mao Tower merupakan contoh bangunan yang cukup dibilang telah

memenuhi standar, dari hasil analisis, membuktikan bahwa bangunan ini memiliki perencanaan

yang sangat matang, sehingga bangunan ini tetap berdiri kokoh hingga sekarang.

Saran dari penulis adalah semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca maupun

penulisnya, sehingga kedepannya, ilmu yang ada didalam makalah ini dapat diterapkan.

BAB IV. DAFTAR PUSTAKA

[1] www.chinese-architecture.info/ SHANGHAI/SH-005.htm(di akses pada tanggal10 januari

2013)

Similer Documents