Download LAPORAN KERJA PRAKTEK.pdf PDF

TitleLAPORAN KERJA PRAKTEK.pdf
File Size421.2 KB
Total Pages57
Document Text Contents
Page 1

i



LAPORAN KERJA PRAKTEK

PT. PURA NUSAPERSADA UNIT PAPER MILL 7 DAN 8

KUDUS

TUGAS KHUSUS

“PENGHEMATAN BAHAN BAKAR BOILER

DENGAN MENGGUNAKAN METODE ISOLASI PIPA

PADA BOILER HITACHI PT. PURA NUSAPERSADA”







Disusun oleh :

Fashfahish Shafhal Jamil (201254098)



JURUSAN TEKNIK MESIN

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS MURIA KUDUS

KUDUS

2015

Page 2

ii



LEMBAR PENGESAHAN PERUSAHAAN

LAPORAN KERJA PRAKTEK LAPANGAN



“PENGHEMATAN BAHAN BAKAR BOILER

DENGAN MENGGUNAKAN METODE ISOLASI PIPA

PADA BOILER HITACHI PT. PURA NUSAPERSADA”

Yang bertanda tangan dibawah ini menyatakan bahwa

Nama : Fashfahish Shafhal Jamil

Nim : 201254098

Jurusan : Teknik

Progdi : Teknik Mesin

Perguruan Tinggi : Universitas Muria Kudus

Telah menyelesaikan praktek kerja lapangan (PKL) yang telah dilaksanakan pada

tanggal 1 Juli sampai dengan 31 Agustus 2015.

Demikian surat pengesahan ini dibuat untuk digunakan sebagaimana mestinya.



Kudus, 31 Agustus 2015

Mengetahui,

Pembimbing lapangan





Jauhar

Kabag. Teknisi

Page 28

20



Tersedia dalam bentuk

lempeng berbagai ukuran

refraktori, lining gas buang

dan boiler

pada kisaran suhu yang

dapat digunakan. Ringan

namun memiliki kekuatan

struktur yang bagus

sehingga dapat bertahan

terhadap abrasi mekanik.

Tidak akan terbakar atau

busuk, tahan terhadap uap

air dan tidak korosif

Serat keramik

Dibuat dari alumina

dengan kemurnian tinggi

dan butiran silika,

dilelehkan dalam suatu

tungku listrik dan

dihembus dengan gas

berkecepatan tinggi

menjadi benang halus

yang ringan. Dibuat

dengan berbagai macam

bentuk, termasuk kain,

felt, pita, semen pelapis

dan variform castable

(batu bata tahan api)

Cocok untuk suhu sampai

1430
o
C. Digunakan

terutama untuk

mengisolasi tungku dan

back-up kiln refraktori,

kotak pemadam, mangkok

kaca pengumpan,

perbaikan tungku, isolasi

kumparan penginduksi,

paking dan bahan

pembungkus suhu tinggi

Keuntungan: cocok untuk

berbagai penggunaan

disebabkan beragam

bentuknya



2.5.4 Isolasian jalur steam dan kondensat

Penting untuk mengisolasi pipa saluran steam dan kondensat sebab mereka

merupakan sumber kehilangan panas yang utama melalui radiasi panas dari saluran

pipa. Bahan isolasi yang cocok adalah gabus, glass wool, rock wool dan asbes. Flens

juga harus diisolasi sebab jika tidak terbungkus kehilangan panasnya setara dengan

saluran pipa yang tidak diisolasi sepanjang 0,6 m (SEAV, 2005). Flens serigkali tidak

diisolasi untuk memudahkan memeriksa kondisinya. Penyelesaiannya adalah dengan

memasang pembungkus isolasi yang mudah dilepas, yang dapat dipindahkan ketika

melakukan pengecekan.

Page 29

21



2.6. Ketebalan Ekonomis Isolasi (KEI)

Keefektifan isolasi mengikuti hukum pengembalian menurun. Hal ini berarti

bahwa isolasi menghasilkan penghematan biaya dan energi, namun dengan

meningkatnya ketebalan isolasi tambahan jumlah energi dan biaya yang dapat

dihemat menjadi menurun. Pada tingkatan tertentu, penambahan isolasi tidak lagi

secara ekonomis dapat diterima. Titik dimana jumlah isolasi memberikan

pengembalian investasi terbesar dinamakan “ketebalan ekonomis isolasi” (KEI) dan

ditunjukkan dalam Gambar 40. KEI dihitung berdasarkan faktor- faktor berikut, yang

berbeda-beda untuk masing- masing perusahaan (www.energyeficiencyasia.org):

 Biaya bahan bakar

 Jam operasi setiap tahunnya

 Kandungan panas bahan bakar

 Efisiensi boiler

 Suhu operasi permukaan

 Diameter/tebal permukaan pipa

 Perkiraan biaya isolasi

 Suhu udara rata-rata yang terbuka ke ambien

Kehilangan panas dapat dihitung dengan menggunakan pesamaan sebagai berikut :

Total kehilangan panas (Hs dalam kKal/jam) = S x A

S = [10+(Ts-Ta)/20] (Ts-Ta)

A (m2) = 3,14 x diameter (m) x panjang (m)

Dimana :

S = Kehilangan panas pada permukaan dalam kKal/jam m2

A = Luas permukaan dalam m2

Ts = Suhu permukaan panas dalam
o
C

Ta = Suhu ambien dalam
o
C

Page 56

48



BAB V

PENUTUP



5.1. Kesimpulan

Dari hasil perhitungan dan pembahasan yang telah dilakukan maka diperoleh

kesimpulan. Semakin besar nilai density setiap tipe isolasi maka akan semakin besar

pula penghematan bahan bakar yang didapatkan.

Dari perhitungan diketahui rockwool 180 dapat menghemat bahan bakar

sebanyak 24.170.100,62 Rp/th. Menggunakan rockwool 160 dapat menghemat bahan

bakar sebanyak 18.484.062,92 Rp/th. Menggunakan rockwool 164 dapat menghemat

bahan bakar sebanyak 12.556.066,16 Rp/th. Menggunakan dewan glasswool dapat

menghemat bahan bakar sebanyak 10.117.118,93 Rp/th. Menggunakan selimut

glasswool dapat menghemat bahan bakar sebanyak 16.141.899,30 Rp/th.

Menggunakan ULL glasswool dapat menghemat bahan bakar sebanyak

22.390.904,06 Rp/th.



5.2. Saran

1. Agar penghematan bahan bakar boiler didapat dengan maksimal gunakan tipe

isolasi yang memiliki nilai density yang tinggi pada tiap jenis isolasi. Karena

density/kepadatan tiap jenis isolasi sangat berpengaruh pada penghematan

bahan bakar.

2. Lakukan selalu pengecekan secara rutin pada setiap pipa yang di isolasi

supaya suhu steam tetap stabil sehingga penghematan bahan bakar boiler

dapat didapat dengan maksimal.

Page 57

49



DAFTAR PUSTAKA

1. Kern, DQ, 1983. Process Heat Transfer, McGraw-Hill Book Company, Japan

2. Hakim, TH, 2013. Termocouple Tipe K Sebagai Sensor Temperatur dan

Deferensial Preasure Sebagai Water Level Control

3. http//:www.energyefficiencyasia.org

4. http//:globalspec.com

5. http//:repository.usu.ac,id

Similer Documents