Download Teknik Distribusi Tenaga Listrik Jilid 3 PDF

TitleTeknik Distribusi Tenaga Listrik Jilid 3
File Size4.3 MB
Total Pages120
Document Text Contents
Page 2

Suhadi
Tri Wrahatnolo

TEKNIK
DISTRIBUSI
TENAGA LISTRIK
JILID 3

SMK




Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan
Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah
Departemen Pendidikan Nasional

Page 60

Saklar dan Pengaman



337

Gambar 6-29 Gabungan Kabel supplai dari Terminal Trafo

elemen elektronik kontrol. Ini disebut Integrated auxiliary Supply. Koneksi-
koneksi ditunjukkan Gambar 6.29.

Transformer naik pada kutub daya dan terhubung ke dalam SCEM di
dalam kompertemen motor dan Load Break Switch. Untuk menghubungkan
sekunder transformer, plat akses dan salah satu blanking plug 20mm
SCEM di pindahkan. Saluran kabel yang terpasang sebelumnya dengan
sebuah cable gland melalui lubang dan amankan gland tersebut.















6-3-7 Perawatan

Perawatan dilakukan dengan menggunakan alat-alat mekanis
dan teknisi listrik standar. Tidak diperlukan perawatan user terhadap
mekanisme Switch pemutus beban. Switch pemutus beban harus
diperbaharui jika tugas mekanik dan tugas pemutusan sudah melewati
batasnya.

Setiap lima tahun bushing boot harus dicek, bila perlu dibersihkan
dan pointer dan tuas juga dicek untuk memastikan perangkat tersebut bebas
dari ganguan mekanis. Didaerah-daerah yang memiliki tingkat polusi
lingkungan yang tinggi perlu dilakukan pembersihan yang lebih sering. Cek
gas low alarm secara rutin agar tidak muncul pada panel kontrol operator.
Jika terlihat gas low, maka isi kembali SF6 dengan menggunakan adaptor isi
gas. Perawatan kotak pengendali diperlukan paling tidak setiap lima tahun.
Memberisihkan ruang kontrol, khususnya atapnya dan bersihkan. Lubang-
lubang jendela pada ruang kontrol harus dipastikan tidak tersumbat dan juga
lubang-lubang pedingin dan saluran air di bagian dasar dalam keadaan
terbuka. Saat tutupnya dipindahkan, pastikan bahwa kasa penahan

Page 61

338

sarangan tidak terganggu oleh kotoran atau debu. Penggantian batere
adalah sebagai berikut:

Matikan pemutus arus batere
Cabut batere-batere dan gantikan dengan batere yang baru. Pastikan
bahwa polaritasnya benar

Hidupkansaklar pemutus arus batere dan pastikan bahwa status
Battery Normal tersimpan pada tampilan status sistem.

Pengecekan deteksi gangguan dan sectionaliser dilakukan sebagai
berikut. Bypass dan isolasikan Load Break Switch dan lakukan uji injeksi
primer untuk mencek fault detect dan operasi sectionaliser. Karet seal pintu
juga perlu dicek apakah ada kerusakan atau pengerasan. Jika perlu ganti
dengan segel yang baru. Batere diperkirakan akan memberikan penampilan
yang baik selama periode lima tahun. Di beberapa lingkungan, suhu ruang
kontrol yang terlampau tinggi bisa mengakibatkan periode penggantian
batere yang lebih singkat. Jika telah digunakan, maka hanya sedikit
perawatan yang diperlukan untuk batere. Prosedur penyimpanan dan
kemungkinan-kemungkinan lainnya adalah sebagai berikut:

Batere harus disimpan pada suhu kurang dari 30ºC dan disiklus
setiap enam bulan.Batere harus disimpan paling lama 1 tahun

Batere harus diganti sebelum digunakan jika belum disiklus selama
tiga bulan.

Jika batere telah habis tegangannya dan dibiarkan lebih dari dua
mjinggu tanpa diberi supply bantu ke ruang kontrol maka batere
harus dikeluarkan, disiklus dan cek kapasitasnya sebelum digunakan
kembali.

Untuk mensiklus batere discharge dengan rasistor 10 Ohm 115 Watt ke
tegangan terminal 10V. Kemudian, isi kembali dengan supply DC
pengaturan tegangan yang diset ke 13,8V, supply terbatas arus 3A akan
tepat sekali.

6-3-8 Pengisian Kembali Gas SF6 untuk Switch Pemutus Beban

Pengisian ulang SF6
6
pemutus arus dilakukan dengan menggunakan

Gas Fill Adaptor (GFA) dan sebuah silinder SF6 ukuran D standar. Prosedur
pengisian ulang adalah sebagai berikut:

Pindahkan kap dari katup isi gas pada sisi katub Load Break Switch
Hubungkan adaptor isi gas ke silinder SF6 buka pelan-pelan katup

pada silinder untuk mengalirkan gas ke dalam selang. Tutup katup
pada silinder SF6 .

Dorong cincin pada katup isi gas dan colokkan pasangan selang
adaptor isi gas. Tekanan gas Load Break Switch sekarang akan
terlihat pada pengukuran tekanan.

Buka katupnya pada bagian ukuran untuk melepaskan gas ke dalam
saklar pemutus arus. Operasi ini akan dilakukan perlahan-lahan dan
Anda harus berhati-hati agar tekanan pada saklar pemutus tidak

Page 119

C13

DAFTAR TABEL
Tabel Halaman


2-1 Penggolongan tarif tenaga listrik ...............................................
2-2 Nilai g untuk bermacam-macam jenis beban ………….……….
2-3 Daya hantar arus AAAC & XLPE cable TR ...............................
3-1 Jenis Pembatas dan Penggunaannya …………………..………
3-2 Contoh Data Teknik Pemutus Tenaga (MCB) ..........................
3-3 Arus Mula .................................................................................
3-4 Batas Kesalahan Presentase yang Diijinkan ………………......
4-1 Memilih Panjang Tiang ..............................................................
4-2 Batas minimum penggunaan tiang beton Pada jaring SUTR–
TIC khusus ...............................................................................
4-3 Spesifikasi kabel LVTC .............................................................
4-4 Tahanan Jenis Tanah ...............................................................
4-5 Nilai rata-rata Tahanan Elektrode Bumi .................................
4-6 Ukuran galian tanah untuk beberapa pipa beton .....................
4-7 Daftar material konstruksi SMP dengan tiang atap dan titik
tumpu untuk SR 1 phasa/3 phasa dengan SLP jenis DX/QX dan

SMP jenis NYM/NYY................................................................
4-8 Daftar material konstruksi SMP dengan tiang atap/titik tumpu

untuk SR 1 phasa/3 phasa tanpa sambungan jenis Twisted....
4-9 Tegangan sentuh yang aman sebagai fungsi dari waktu ..........
4-10 Tahanan tubuh sebagai fungsi dari tegangan sentuh ..............
4-11 Kuat Hantar Arus Pangeman Lebur .........................................
4-12 KHA Penghantar Tembaga A2C dan A3C ...............................
4-13 Rekomendasi pemilihan arus pengenal pelebur 24 kV jenis

letupan (Publikasi IEC 282-2 (1970). NEMA disisi primer
berikut pelebur jenis pembatas arus (publikasi IEC 269-2
(1973)(230/400V) disisi sekunder yang merupakan pasangan
yang diserahkan sebagai pengaman trafo distribusi.................

4-14 Persamaan kurva ketahanan untuk bermacam-macam jenis
isolasi ........................................................................................
5-1 Momen listrik kabel dan hantaran udara TM (20kV) pada beban

diujung penghantar dengan susut tegangan 5% .........................
5-2 Pemilihan Kekuatan Tiang Ujung Jaring Distribusi Tegangan
Menengah ……………………………………………………………..
5-3 Jenis-jenis Fasilitas Komunikasi ................................................
5-4 Karakteristik dan Struktur Kabel Telekomunikasi ......................
5-5 Contoh spesifikasi Peralatan Pembawa Saluran tenaga ..........
5-6 Contoh spesifikasi Peralatan Radio ..........................................
6-1 Material Pemeliharaan GTT ......................................................
6-2 Tabel Daya dan Arus Fuse Link ..............................................
6-3 Tabel Daya dan Arus Fuse Link ...............................................
6-4 Kabel standar ...........................................................................
6-5 Panduan Pengujian Switchgear ...............................................




49
51
54
63
63
80
81
94


95
99

127
128
157




168


171
185
185
196
197






197


201


212


240
272
275
279
280
310
313
314
317
336

Similer Documents