Download TEORI SEMIOTIK PDF

TitleTEORI SEMIOTIK
File Size93.4 KB
Total Pages17
Document Text Contents
Page 1

TEORI SEMIOTIK TEORI SEMIOTIK

Sistem TaSistem Tanda (Semionda (Semiotik)tik)

Semiotik Pragmatik (semiotic pragmatic)Semiotik Pragmatik (semiotic pragmatic)

Semiotik Sintaktik (semiotic syntactic)Semiotik Sintaktik (semiotic syntactic)

Semiotik Semantik (semiotic semantic)Semiotik Semantik (semiotic semantic)

Page 2

yang ingin disampaikan oleh perancangnya yang disampaikan melalui ekspresi &ujudnya. Wujud

tersebut akan dimaknai kembali sebagai suatu hasil persepsi oleh pengamatnya. !er&ujudan

makna suatu rancangan dapat dikatakan berhasil jika makna atau ‘arti’ yang ingin disampaikan

oleh perancang melalui rancangannya dapat dipahami dan diterima secara tepat oleh

pengamatnya, jika ekspresi yang ingin disampaikan perancangnya sama dengan persepsi

pengamatnya.

!eirce mengemukakan teori segitiga makna atau triangle meaning yang terdiri dari tiga

elemen utama, yakni tanda (sign), object, dan interpretant. anda adalah sesuatu yang berbentuk

"isik yang dapat ditangkap oleh panca indera manusia dan merupakan sesuatu yang merujuk

(merepresentasikan) hal lain di luar tanda itu sendiri. anda menurut !eirce terdiri dari Simbol

(tanda yang muncul dari kesepakatan), kon (tanda yang muncul dari per&akilan "isik) dan

ndeks (tanda yang muncul dari hubungan sebab'akibat). Sedangkan acuan tanda ini disebut

objek.*bjek atau acuan tanda adalah konteks sosial yang menjadi re"erensi dari tanda atau

sesuatu yang dirujuk tanda.

nterpretant atau pengguna tanda adalah konsep pemikiran dari orang yang menggunakan

tanda dan menurunkannya ke suatu makna tertentu atau makna yang ada dalam benak seseorang

tentang objek yang dirujuk sebuah tanda.%al yang terpenting dalam proses semiosis adalah

bagaimana makna muncul dari sebuah tanda ketika tanda itu digunakan orang saat

berkomunikasi.

+ontoh Saat seorang gadis mengenakan rok mini, maka gadis itu sedang mengomunikasi

mengenai dirinya kepada orang lain yang bisa jadi memaknainya sebagai simbol keseksian.

-egitu pula ketika adia Saphira muncul di "ilm +oklat Stro&beri dengan akting dan

penampilan "isiknya yang memikat, para penonton bisa saja memaknainya sebagai icon &anita

muda cantik dan menggairahkan.

Page 8

dengan kode dan aturan tertentu, sehingga menghasilkan sebuah ekspresi bermakna dan

ber"ungsi (>usita 8usumarini,200<). #alam menganalisis dengan metode semiotika, pada

prinsipnya dilakukan dalam dua tingkatan analisis, yaitu 

$nalisis tanda secara indi7idual (jenis tanda, mekanisme atau struktur tanda), dan makna tanda

secara indi7idual.♣$nalisis tanda sebagai sebuah kelompok atau kombinasi (kumpulan tanda

yang membentuk teks), biasa disebut analisis teks.♣Hntuk menganalisis tanda secara indi7idual

dapat digunakan model analisis tipologi tanda, struktur tanda, dan makna tanda (!iliang, 2004).

$nalisis tipologi tanda tersebut menggunakan teori semiotik pengelompokan tanda +harles

Sanders !eirce. Sedangkan dalam hal analisis struktur tanda menggunakan teori semiotik

/erdinand de Saussure. 8emudian dalam menganalisis makna tanda dapat dilakukan dengan

menggabungkan hasil analisis tipologi tanda dan struktur tanda. ?abungan analisis keduanya

(tipologi tanda dan struktur tanda) akan menghasilkan makna tanda yang lebih kuat (>usita

8usumarini,200<).

Hntuk menganalisis tanda secara kelompok atau kombinasinya (analisis teks), tidak hanya

sebatas menganalisis tanda (jenis, struktur, dan makna) tetapi juga termasuk pemilihan tanda

yang dikombinasi dalam kelompok atau pola yang lebih besar (teks) yang mengandung

representasi sikap, ideologi, atau mitos tertentu (latar belakang kombinasi tanda). $da beberapa

model dan prinsip analisis teks, salah satunya yang diajukan oleh h&aites (!iliang, 2004).

!rinsip dasar analisis teks adalah polisemi (keanekaragaman makna sebuah penanda). 8onotasi

tanda berkaitan dengan kode nilai, makna sosial, dan berbagai perasaan, sikap, atau emosi. iap

teks adalah kombinasi sintagmatik tanda'tanda yang melalui kode sosial tertentu menghasilkan

konotasi tertentu (meta"ora dan metonimi menjadi bagian dari kombinasi tanda). 8onotasi yang

berbeda bergantung pada posisi sosial pembaca dan "aktor lain yang mempengaruhi cara berpikir

dan mena"sirkan teks. 8onotasi yang diterima luas secara sosial akan menjadi denotasi (makna

teks yang dianggap benar). #enotasi merepresentasikan mitos budaya, kepercayaan, dan sikap

yang dianggap

!ada prinsipnya jumlah bidang terapan semiotika tidaklah terbatas. -idang semiotika ini

sendiri bisa berupa proses komunikati" yang tampak lebih alamiah dan spontan hingga pada

Page 9

sistem budaya yang lebih kompleks.3 bidang yang bisa dipertimbangkan sebagai bahan kajian

ilmiah Semiotika menurut 6co (333'D), antara lain 

. Semiotika binatang (Foomsemiotic)

2. anda B tanda bauan (ol"actory signs)

4. 8omunikasi rabaan (tactile communication)

D. 8ode B kode cecapan (code o" taste)

. !aralinguistik (paralinguistics)

<. Semiotika medis (medical semiotics)

. 8inesik dan proksemik (kinesics and proIemics)

1. 8ode B kode musik (musical codes)

3. -ahasa B bahasa yang di"ormalkan ("ormaliFed languages)

0. -ahasa tertulis, al"abet tidak dikenal, kode rahasia (&ritten languages, unkno&n

alphabets, secret codes)

. -ahasa alam (natural languages)

2. 8omunikasi 7isual (7isual communication)

4. Sistem objek (system o" objects)

D. Struktur alur (plot structure)

. eori teks (teIt theory)

<. 8ode B kode budaya (culture codes)

. eks estetik (aesthetic teIts)

Page 16

mindinmindin

��

��

��

$ns$ns PradopoPradopo

PremingerPreminger

6. Msik 6. Msik

Page 17

art 7an 1oestart 7an 1oest

��

��

��

Similer Documents